Jembatan Palu Dua (Kota Palu) Di Padati Warga Sekitar

  • Bagikan
Jembatan Palu II Sul-Teng

INFODESA.ID|SULAWESI TENGAH|KOTA PALU, –  Muhamad Panji pemuda yang terlahir di Jakarta pada 27 juli 1991, kehadirannya di Kota Palu menyita perhatian masyarakat Kota Palu dan Sekitarnya, Minggu,  21 Januari 2018.

Kata Moh.Risky Noplianto, (Mahasiswa Untad Palu) bagaimana tidak buaya yang berkalung Ban sepeda motor ini di perkirakan berkalung ban sepeda motor sejak tahun 2016 lalu.

Pantauan Risky yang langsung dari Jembatan Palu II di Jl. I Gusti Ngurahrai, Kedatangan Panji untuk menaklukkan buaya berkalung ban motor di Sungai Palu, Sulawesi Tengah, atas keprihatinan Jawa Pos. Untuk itu, Jawa Pos mengajak aktivis satwa, Muhammad Panji, guna menyelamatkan hewan yang terkenal sebagai simbol Kota Surabaya tersebut.

Dan kehadiran panji sejak pagi,  istrahat sebentar kemudian kembali melanjutkan pencarian persembunyian buaya berkalung ban tersebut.

Sepertinya Keinginannya Panji tidak sesuai harapan sampai sore hari ini,  Masyarakat tumpah ruah diatas jembata Palu II dan pinggiran Sungai menyebabkan buaya yang berkalung ban tidak kunjung muncul, ulasnya.

Terdengar teriakan para pengunjung “Kaka panjiii, Kaka panjiii tangkap buayanya… Eee Ranga Aga maviora buaya..

Berdasarkan berbagai sumber, Secara Ekologi buaya muara tidak begitu suka dengan Keadaan Ramai dan Bising.

Pantauan Risky dan meneruskan informasi ke www.infodesa.id sampai sore ini belum ada tanda tanda buaya akan keluar, beberapa kali nampak di pancing sama ayam hidup. Berdasar berbagai informasi media,  Panji tiba di Kota Palu,  Sabtu sore, 20 Januari 2018, dan langsung melakukan observasi.

 

Kebetulan, buaya berkalung ban itu tampak di dekat Jembatan Dua Sungai Palu di Kelurahan Tatura Selatan. Tepatnya tak jauh dari reruntuhan bekas jembatan.

 

Lanjut Kata Risky upaya penyelamatan itu bagian dari kepedulian media jawa pos terhadap lingkungan. Apalagi, kondisi buaya berkalung ban tersebut sudah menjadi perbincangan warganet dari berbagai penjuru dunia, dan bebarapa media ramai memuat kedatangan Panji untuk menaklukkan buaya berkalung Kota Palu.Tutupnya.

* Risky Noplianto

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *